Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Kepabeanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean Tanjung Emas undang para pengusaha Perusahaan Jasa Titipan (PJT), Kamis (23/07). Forum yang digelar di Ruang Rapat Kepala KPPBC TMP Tanjung Emas Lantai 3 tersebut dimaksudkan untuk membahas penyelesaian terkait barang kiriman pekerja migran Indonesia dari luar negeri dan kesiapan para Perusahaan Jasa Titipan (PJT) di lingkungan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean Tanjung Emas, khususnya yang menggunakan sarana pengangkut laut terkait penerapan aturan baru.

“KPPBC TMP Tanjung Emas siap menjalin komunikasi intensif dengan PJT agar pelaksanaan aturan barang kiriman dapat diterapkan dengan baik, Sehingga dapat terwujud suasana yang kondusif dan memberikan level playing field yang sama terhadap sesama Perusahaan Jasa Titipan”,tandas Anton Martin.

Anton Martin juga  menjelaskan KPPBC TMP Tanjung Emas siap memberikan asistensi baik secara teknis dan juga terkait pelaksanaan Integrasi modul barang kiriman yang digunakan PJT dengan aplikasi barang kiriman yang dimiliki Bea Cukai sehingga pelaksanaan ketentuan PMK 199/PMK.010/2019 tentang Ketentuan Kepabeanan, Cukai dan Pajak atas Impor Barang Kiriman dapat dilaksanakan dengan baik sehingga pertumbuhan ekonomi yang diakibatkan oleh pandemi covid-19 saat ini minus segera kembali pulih seperti target yang telah diinginkan.