Bea Cukai Tanjung Emas hadir sebagai narasumber pada Focus Group Discussion (FGD) bertema “Strategi Optimalisasi Bandara Ahmad Yani dalam rangka Meningkatkan Pariwisata dan Perdagangan di Jawa Tengah” di Aston Inn Pandanaran, Kamis (08/03/18). Acara yang diselenggarakan oleh Kamar Dagang dan Industri Jawa Tengah ini, menghadirkan narasumber dari PT. Angkasa Pura, Ditjen Bea dan Cukai Tanjung Emas, Kantor Imigrasi Kelas I Semarang dan Ombudsman RI. Dan diikuti oleh stakeholders yang berkaitan dengan pembangunan Bandara Internasional Ahmad Yani.

Kepala Seksi PKC I, Rudi Aji Hermawan mewakili Kepala KPPBC TMP Tanjung Emas memberikan materi tentang Tugas dan Fungsi Bea dan Cukai berkaitan dengan pembangunan Bandar Internasional Ahmad Yani, Rudi menyampaikan, “Tugas Bea Cukai di Bandara tidak hanya mengenai Bea Masuk saja, namun juga sebagai trade fasilitator memberi fasilitas perdagangan, industrial assistance melindungi industri dalam negeri dan comunity protector melindungi masyarakat dari masuknya barang-barang berbahaya.”

FGD ini membahas tentang kenyamanan pengguna, pengunjung ataupun penumpang dan wisatawan di Bandara Ahmad Yani. Jika insfrastruktur memadai akan berdampak pada kenaikan jumlah wisatawan dan ditribusi perdagangan semakin lancar.

 

 

 

Tags: , , ,