Terima kedatangan sejumlah Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari Malaysia, kepala kantor Bea Cukai Tanjung Emas tinjau kesiapan proses pemeriksaan penumpang di Terminal Kedatangan Bandara Ahmad Yani Semarang, Senin (18/05). Total sejumlah 57 Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang  tiba di Bandar Udara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang pukul 08.17 WIB , dengan menggunakan pesawat charter Air Asia AK 328 tersebut merupakan para pekerja migran asal Indonesia yang mayoritas berasal dari Jawa Tengah .

Sementara itu, proses kedatangan para pekerja migran ini dilakukan dengan sangat ketat dengan memperhatikan standard operating procedure (SOP) pencegahan penyebaran COVID-19. Sebelum dilakukan pemeriksaan oleh CIQ , Seluruh pekerja migran telah menjalani serangkaian tes kesehatan untuk mengantisipasi persebaran Covid-19. Setelah dinyatakan sehat mereka dapat melanjutkan ke proses pemeriksaan oleh CIQ bandara Ahmad Yani.

Terkait pemulangan PMI asal Malaysia ini, Bea Cukai sebagai salah satu protokol customs, imigration, and quarantine (CIQ), turut mengawal  kepulangan 57 PMI ini dengan selalu mengedepankan keselamatan dan kesehatan kerja. Hal ini seperti yang disampaikan Kepala Kantor Bea Cukai Tanjung Emas Anton Martin, “Kami siap bertugas mengawal kepulangan saudara saudara kita pekerja migran dari Malaysia, tentu dengan mengedepankan keselamatan dan kesehatan bekerja menurut standar protokol kesehatan pencegahan penyebaran COVID-19”. Dalam briefiengnya, Anton martin juga berpesan kepada pegawainya untuk mengecek kelengkapan penggunaan alat pelindung diri (APD) seperti APD hazmat, sarung tangan, masker, glass shield dan mengecek kondisi kesehatan pegawainya. Anton martin juga berharap meskipun di masa pandemi Covid-19 ini para pegawainya  tetap menjaga komitmen dalam melakukan pelayanan dan pengawasan dengan penuh integritas dan profesionalisme.