Semarang (27/11/2018) – Organisasi yang baik selalu memiliki strategi untuk mecapai target. Begitu pula dengan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) yang menggunakan Balanced Scorecard (BSC) sebagai kerangka kerja (framework) yang membantu organisasi menerjemahkan strategi menjadi tujuan-tujuan operasional untuk memperbaiki perilaku dan kinerja organisasi.

Untuk memahami tentang strategi organisasi tersebut, Bea Cukai Tanjung Emas melaksanakan Program Pembinaan Keterampilan Pegawai (PPKP) Internalisasi Pengelolaan Kinerja dengan Kepala Seksi Kepatuhan Internal Adi Rizkiarto dan Kepala Seksi Penindakan dan Penyidikan Adi Cahyanto sebagai narasumber pada Selasa (27/11) di Ruang Pendidikan Kantor Bea Cukai Tanjung Emas.

“Organisasi membutuhkan strategi untuk meningkatkan kinerja, berpikir secara komprehensif dan jangka panjang, menyelesaikan isu secara makro, serta mengkomunikasikan hal terpenting kepada setiap orang,” tutur Adi Cahyanto.

Adi juga menambahkan bahwa dengan strategi yang matang dan eksekusi strategi yang tepat, organisasi akan sukses mencapai target yang ditetapkan.