Semarang (28/09/2019) – Bea Cukai Tanjung Emas memberikan sosialisasi tentang Ketentuan Pembawaan Uang Kertas Asing pada acara yang diselenggarakan oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah bertempat di PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang.

Sosialisasi ini dihadiri oleh dihadiri oleh seluruh Stakeholder Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah meliputi Pimpinan Bea Cukai Tanjung Emas, Pimpinan Imigrasi Kelas I Semarang, Pimpinan Badan Karantina Petanian, Pimpinan Beberapa Perusahaan Airlines, Pimpinan beberapa Perusahaan Perbankan dan bertujuan untuk mendukung Implementasinya Peraturan Bank Indonesia (PBI) No. 19/7/PBI/2017 tentang Pembawaan Uang Kertas Asing ke Dalam dan Ke Luar Daerah Pabean Indonesia, sebagaimana telah diubah dengan PBI No.20/2/PBI/2018 tanggal 1 Maret 2018

Kepala Seksi PKC I, Rudi Aji Hermawan, selaku perwakilan dari Bea Cukai yang memberikan sosialisasi menegaskan bahwa “Pengawasaan pembawaan UKA dan pengenaan sanksi denda akan dilakukan oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Badan berizin (Bank dan KUPVA BB) harus memiliki izin dan persetujuan dari Bank Indonesia.”

Pembawaan Uang Kertas Asing harus diatur dengan tujuan untuk mendukung efektivitas UU tentang penggunaan mata uang di Indonesia, mendukung efektivitas kebijakan moneter dan nilai tukar, sebagaimana instrumen aktibitas pembawaan UKA, serta memperoleh informasi terkait motif pembawan uang.