DSC_0723 RESIZEPada hari Kamis tanggal 22 januari 2015 bertempat di Ruang Penidikan Lt.3 Gedung KPPBC TMP Tanjun Emas dilaksanakan Sosialisasi dan Pelatihan Identifikasi Keaslian Pita Cukai Desain 2015 serta Peraturan Cukai Lainnya dengan nara sumber Bpk. Hari Kustomo dan Bpk. Tomi Hutama dari Direktorat Cukai serta Bpk. Riwi Haryono dari Peruri. Dalam acara tersebut dipaparkan presentasi dari Direktorat Cukai, presentasi dari Direktorat Penindakan dan Penyidikan, Coaching Clinic Identifikasi Pita Cukai desain 2015 dan penyampaian sosialisasi PMK No: 226/PMK.04/2014 tentang Penimbunan, Pemasukan, Pengeluaran dan Pengangkutan Barang Kena Cukai.

Sosialisasi ini dihadiri oleh perwakilan seluruh KPPBC di wilayah Jawa Tengah dan D.I.Yogyakarta dan tamu undangan konsorsium pengusaha kena cukai. Acara dibuka dengan sambutan tertulis dari Direktur Jenderal DJBC yang disampaikan oleh Plt. Kepala Kanwil DJBC Jawa Tengah dan DIY, Noegroho Wajoe Widodo. Dalam kesempatan tersebut disampaikan bahwa tahun 2015 adalah tahun yang penuh tantangan bagi DJBC. Target cukai yang dibebankan kepada DJBC tahun ini adalah sebesar 147 triliun rupiah. Ada kenaikan target sebesar 30 triliun rupiah dibanding target tahun sebelumnya yaitu 117 triliun rupiah. Untuk itu DJBC harus melakukan langkah-langkah strategis guna mencapai target.

Salah satu bentuk upaya pengamanan penerimaan sektor cukai dari kebocoran adalah pemutakhiran fitur pengaman pada pita cukai. Dalam konteks tersebut menurut Hari Kustomo desain pita cukai tahun 2015 memiliki beberapa fitur sekuriti yang dapat diidentikasi dengan tiga tahapan yaitu secara kasat mata, dengan bantuan alat sederhana dan identifikasi alat bantu tingkat lanjut. Pita cukai dapat dinyatakan palsu jika ada salah satu fitur sekuriti yang false dari sekian fitur yang ditanamkan. Selain pembaharuan desain pita cukai, DJBC juga melaukan simplifikasi prosedur cukai, penyempurnaan regulasi, dan usaha terus menerus dalam pemberantasan peredaran rokok ilegal guna mengamankan penerimaan cukai.

Adapun potensi penerimaan negara dari sektor kepabeanan di tahun 2015 ini ditargetkan mencapai  12 triliun rupiah. Di tengah situasi perekonomian dunia yang masih lesu dengan tingkat ekspor dan impor yang tidak terlalu tinggi, DJBC harus tetap optimis dalam mencapai target. Dalam hal ini Noegroho Wahjoe Wiododo menegaskan kepada segenap jajarannya di Wilayah DJBC Jateng & D.I. Yogyakarta untuk senantiasa bekerja maksimal memberikan kontribusi terbaik bagi DJBC. Pencapaian indeks kinerja dan pencapaian target penerimaan adalah motivasi, namun yang utama adalah bekerja terbaik untuk menghasilkan kebaikan luar biasa bagi bangsa dan negara.

Dengan kegiatan ini diharapkan jajaran DJBC di wilayah Jawa Tengah dan D.I.Yogyakarta dapat memahami peraturan terbaru terkait cukai dan memiliki kemampuan identifikasi pita cukai desain 2015. Selanjutnya apa yang sudah diperoleh melalui kegiatan ini dapat disebarkan kepada masyarakat secara luas.

Plitemas.ks