Bertempat di Ruang Pendidikan KPPBC TMP Tanjung Emas, Selasa (25/10) dilaksanakan Sosialisasi Authorized Economic Operator (AEO) oleh Tim Sosialisasi Direktorat Teknis Kepabeanan Kantor Pusat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai yang beranggotakan Martha Octavia, Adi Wibowo, dan Batara Bonatua Yosafat.

dscf1287

Acara sosialisasi dibuka oleh Plh. Kepala KPPBC TMP Tanjung Emas, Bapak Isnu Iswantoro pada pukul 09.15 WIB, dilanjutkan dengan pemaparan materi AEO oleh Ibu Martha Oktavia (Kepala Seksi Sertifikasi AEO). Ia menyampaikan Latar Belakang serta Tujuan diadakannya sertifikasi AEO.

AEO merupakan operator ekonomi yang mendapat pengakuan oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai sehingga mendapatkan perlakuan kepabeanan tertentu. Perlakuan kepabeanan tertentu ini berupa fasilitas-fasilitas yang melebihi perusahaan dengan jalur MITA Prioritas. Fasilitas yang diperoleh perusahaan pemegang sertifikat ini bahkan berlaku secara internasional.

Untuk mendapatkan sertifikat AEO tentunya ada kondisi dan persyaratan yang harus dipenuhi oleh perusahaan. Pada kesempatan ini, Martha menjelaskan secara rinci mengenai persyaratan serta alur permohonan sebagai perusahaan bersertifikast AEO.

dscf1297

Selain mendapat fasilitas yang tentunya sangat menguntungkan perusahaan, atas perusahaan bersertifikat AEO juga dilakukan monitoring dan evaluasi untuk mengetahui apakah perusahaan tersebut masih layak memiliki sertifikat. Pencabutan sertifikat dimungkinkan apabila perusahaan memang sudah tidak memenuhi persyaratan.

Perusahaan bersertifikat AEO di Indonesia sendiri masih terbilang sedikit dibandingkan dengan negara-negara lain yang tergabung dalam World Customs Organization (WCO). Sampai saat ini, perusahaan bersertifikat WCO di Indonesia masih pada angka 23, sedangkan di wilayah Semarang baru satu perusahaan yaitu PT. Sriboga Flour Mill.

dscf1309

Dalam acara sosialisasi ini, perwakilan dari PT. Sriboga Flour Mill juga berbagi informasi tentang permohonan dan keuntungan yang didapatkan perusahaan pemegang AEO, sehingga diharapkan perusahaan lain juga tertarik untuk mengikuti sertifikasi ini.