Sosok wanita mengagumkan kali ini datang dari Subbagian Umum KPPBC TMP Tanjung Emas. Beliau adalah Ari Purwanti yang kerap disapa Bu Ari yang menjabat sebagai Kepala Urusan Tata Usaha dan Kepegawaian. Ari lahir di Karanganyar pada tanggal 15 Februari 1973. Ari yang gemar berkebun ini telah dikaruniai seorang putri dan dua orang putra. Selama bertugas di Semarang, Ari tinggal di sebuah unit rumah dinas Bea dan Cukai di Jalan Pandean Lamper.

Ari mulai mendalami ilmu Kepabeanan dan Cukai sejak mengikuti program diploma III di Sekolah Tinggi Akuntansi Negara. Ari merupakan salah satu Bea dan Cukai angkatan VII yang lulus dari prodip pada tahun 1993.

Setelah lulus dari STAN, Ari ditempatkan di Kantor Pusat DJBC tepatnya di Sekretariat Direktorat Jenderal. Setelah enam tahun mengabdi di sana, Ari menjadi auditor di Bagian Audit dan Kepatuhan Internal di KWBC Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta. Selama enam tahun Ari menjadi auditor hingga kemudian Bagian Audit dipindahkan ke kantor pusat sejak tahun 2015, setelah itu Ari masih berada di KWBC Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta di Bagian Kepatuhan Internal. Transisi itulah yang membuat Ari sangat sibuk karena harus menyelesaikan seluruh pekerjaannya sebagai auditor. Namun setelah itu Ari menjadi lebih santai karena beban kerja di Bagian Kepatuhan Internal tidak sebanyak ketika masih sebagai auditor.

Awal tahun 2016 merupakan awal karir Ari di KPPBC TMP Tanjung Emas. Selama di KPPBC TMP Tanjung Emas Ari menjabat sebagai Kepala Subseksi Hanggar Pabean dan Cukai II selama empat bulan kemudian sebagai Kepala Urusan Tata Usaha dan Kepegawaian hingga sekarang. Bagi Ari tugas yang cukup berat baginya saat ini ialah ketika mengatur rolling pegawai karena banyak aspek yang harus diperhatikan.

Bagi Ari beban kerja di Bea dan Cukai masih dapat ia ikuti hingga kini sehingga baginya bekerja selalu menyenangkan apalagi Ari selalu bertemu teman-teman yang baik dan saling mendukung.

Bukan hanya soal hard skill, Ari pun aktif mengembangkan soft skill yakni dalam bidang menari dan menyanyi. Bahkan wanita yang hobinya merajut ini pernah menyanyi dalam grup paduan suara saat peresmian KITE IKM oleh Presiden Joko Widodo.

“Bekerja untuk ibadah, sama halnya untuk pembelajaran hidup… jadi berusaha bekerja sebaik-baiknya jika ada kesalahan atau sesuatu yang tidak menyenangkan itu akan memperkaya pengalaman hidup. Intinya.. Urip ora usah digawe abot.” Ari Purwanti – 44 tahun.

Semoga sukses selalu dimanapun Ibu Ari berada.