Bertempat di Ruang Pendidikan Lt.3 Gedung KPPBC TMP Tanjung Emas pada hari Rabu, 10 Desember 2014 telah dilaksanakan Program Pembinaan Keterampilan Pegawai (PPKP) dengan tema “Hari Anti Korupsi” yang disampaikan oleh Kepala Seksi Kepatuhan Internal, Suharjo.

Pada pukul 07.30 WIB, acara dimulai dengan dihadiri seluruh pejabat dan pegawai Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean Tanjung Emas Semarang. Diawali  do’a dan menyanyikan lagu “Mars Bea Cukai”, acara dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Sub Bagian Umum, Iwan Setyaboedhi. Beliau mengulas tentang amanat Menteri Keuangan untuk menggelorakan semangat anti korupsi dengan 3K yaitu Kompak, Konsisten dan Kondusif.

upload 1

Acara dilanjut dengan penyampaian materi PPKP oleh Kepala Seksi Kepatuhan Internal, Suharjo. Beliau memberikan rincian terhadap survey yang dilakukan terhadap DJBC oleh KPK dalam kaitannya dengan perilaku Anti Korupsi khususnya terkait integritas pegawai. Pada 9 Desember 2014 kemarin, Kantor Pusat DJBC ditunjuk sebagai penyelenggara Apel Luar Biasa Memperingat Hari Anti Korupsi Sedunia yang dipimpin langsung oleh Menteri Keuangan Republik Indonesia, Bambang P.S Brodjonegoro. Hal ini sebagai apresiasi terharap DJBC karena berhasil meraih indeks integritas tertinggi yaitu 7,72. nilai ini jauh diatas standar KPK yaitu 6,0. Diharapkan kedepannya DJBC dapat mempertahankan bahkan meningkatkan integritas pegawai serta pengawasan dan pelayanan yang lebih baik.

Pada akhir materi beliau memberikan contoh kisah tentang seorang tukang becak. Dikisahkan bahwa seorang Kyai menaiki becak untuk menuju suatu tempat. Dalam perjalanan, terdengar tukang becak terengah-engah kelelahan. Dalam batinnya, beliau merasa iba karena tukan becak itu sudah tua tapi masih bekerja keras bermandikan keringat untuk mencari nafkah. Ketika sudah sampai ditujuan, Kyai itu bertanya berapa ongkos yang harus dibayar. Tukang becakpun menjawab “Rp 2.000 pak”. Ketika itu bapak Kyai menyodorkan uang Rp. 10.000,- dan mengatakan untuk menyimpan kembaliannya. Namun diluar dugaan tukang becak menolak dan hanya mengambil Rp. 2.000,-. “Yang Rp.2.000,- saja saya belum tentu bisa mensyukurinya pak” ujar tukang becak sambil berlalu.

upload 2

Setelah itu acara dilanjutkan dengan mengantarkan pejabat dan pegawai yang promosi atau pindah dari KPPBC TMP Tanjung Emas ke KPPBC lain dan diakhiri dengan saling bersalaman dan dilanjut dengan sarapan bersama.