Semarang (4/1/2019) – Angin segar bagi Bea Cukai, Kementerian Keuangan, juga seluruh Masyarakat Indonesia. Pasalnya penerimaan Bea Cukai tahun 2018 telah mecapai target yang ditentukan yakni 105,8%. Bea Cukai Tanjung Emas sendiri mampu mancapai 102,17% dari target yang ditentukan.

“Dari target yang dibebankan ke Bea Cukai Tanjung Emas sebesar 2,08 Triliun, kami berhasil merealisasikan sebesar 2,13 Triliun,” ungkap Kepala Kantor Bea Cukai Tanjung Emas Tjertja Karja Adil.

Penerimaan sebesar 2.13 Triliun terdiri dari Bea Masuk Rp 2.021.214.536.866 dan Bea Keluar
Rp 105.918.335.493. Bea Cukai Tanjung Emas juga berhasil memungut Pajak Dalam Rangka Impor sebesar Rp 8.708.239.008.891 yang terdiri dari PPN Impor, PPnBM dan PPh Impor.

Keberhasilan yang dicapai Bea Cukai Tanjung Emas ini tentunya memberikan dampak positif untuk penerimaan Direktorat Jenderal Bea Cukai. Bea Cukai berhasil mengumpulkan penerimaan dengan total Rp 205,24 Triliun dari target Rp 194,1 Triliun. Penerimaan Bea Cukai ini terdiri dari penerimaan Bea Masuk, Bea Keluar dan Cukai dari seluruh kantor Bea Cukai di Indonesia.

Direktorat Jenderal Bea Cukai pada umumnya dan Bea Cukai Tanjung Emas pada khususnya memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang berperan dalam menjalankan salah satu tugas dan fungsi Bea Cukai yakni Revenue Collector, baik kepada pengguna jasa maupun pegawai Bea Cukai yang telah berdedikasi tinggi.