Setiap bulan Subbagian Umum pasti mengadakan P2KP untuk mengembangkan hard skill  pegawai. Pada hari Rabu, tanggal 13 September 2017 diadakan P2KP dengan tema Optimalisasi CEISA. CEISA adalah sistem Integrasi seluruh layanan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai kepada semua Pengguna Jasa yang besifat publik sehingga semua Pengguna Jasa sebagai user dapat mengakses dari manapun, kapanpun berada dengan koneksi internet. Oleh karena itu, CEISA dapat disebut sebagai aplikasi tumpuan Bea dan Cukai.

P2KP tersebut dilaksanakan di ruang pendidikan KPPBC TMP Tanjung Emas dengan narasumber Bapak Wharnomo Fauzy selaku Kepala Seksi PDAD. P2KP dimulai pukul 07.30 WIB hingga selesai. Bapak Fauzy menyampaikan bahwa CEISA sangat menunjang tugas pokok dan fungsi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. CEISA tidak hanya berfungsi dalam melaksanakan administrasi dan pelayanan, namun juga pengawasan. Pada tahun 2011 dimulailah konsep pengembangan TIK di DJBC yang dikenal dengan CEISA tersebut dengan prinsip-prinsip:

  1. Centralized, yakni arsitektur sistem TIK yang tersentralisasi
  2. Integrated, yakni sistem aplikasi yang terintegrasi dan terpadu
  3. Inter-Connected, yakni sistem aplikasi yang terhubung dengan entitas eksternal terkait
  4. Automated, yakni sistem aplikasi yang full automation

Sampai  dengan  saat  ini  sistem  aplikasi  yang  sudah  menggunakan  CEISA  dan berbasis  sentralisasi  sudah  diimplementasikan  pada  seluruh  unit  vertikal  di  lingkungan DJBC yang meliputi KPPBC, BPIB, Pangsarop, Kanwil DJBC dan KPU maupun Unit Eselon II dilingkungan Kantor Pusat DJBC.

Menurut Bapak Fauzy, keadaan yang saat ini terjadi adalah sebagai berikut:

  1. SSO (Single Sign On) tidak rutin dilakukan refresh password oleh user
  2. Belum ada Modul Panduan Penggunaan CEISA
  3. Awam pengetahuan keterkaitan antar sistem CEISA

Oleh karena itu, diharapkan kepada para pejabat dan pegawai KPPBC TMP Tanjung Emas untuk mengubah password secara berkala dan senantiasa menjaga kerahasiaan user dan passwordnya.