Pengenalan instansi Bea Cukai kepada para generasi muda dirasa sangat penting agar mereka tahu lebih dini tentang tugas dan fungsi serta aturan Bea Cukai. Untuk merealisasikannya, Tim PLI KPPBC TMP Tanjung Emas melaksanakan program penyuluhan kepada para siswa Sekolah Menengah Atas di Jawa Tengah dengan tema Bea Buzz, Dengungkan Bea Cukai ke seluruh anak negeri. SMA N 1 Demak merupakan sekolah pertama yang menjadi objek program Bea Buzz. Bertempat di aula sekolah, Kamis, 2 Maret 2017, sebanyak 80 siswa dan 20 pengajar mengikuti program ini. Dipandu oleh pembawa acara yakni Anis Yulianti dan Panji Purwoko, acara dibuka dengan sambutan Kepala SMAN 1 Demak, Bapak Sutono, S.Pd., M.Pd. dilanjutkan dengan sambutan Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi, Bapak Heru Purwedi Sembiring.

Materi Tugas dan Fungsi Bea Cukai disampaikan oleh Qadaffi Thariq Rendragusti. Penyampaian materi dilakukan dengan sederhana sehingga siswa yang belum pernah mendapatkan materi kepabeanan dan cukai di sekolah dapat mengerti. Penayangan video dan interaksi dengan para peserta juga dilakukan agar mereka lebih paham.

Sebelum memasuki materi selanjutnya tentang barang kiriman dan barang bawaan penumpang, Yezico Shaefunnuha Yunior dan Desy Rizkita Putri, penyiar Radio Streaming bctemas.fm juga mengambil peran sebagai pemandu ice breaking. Pemberian ice breaking sangatlah penting agar para peserta tidak merasa jenuh dan untuk menjaga konsentrasi mereka sampai akhir sesi. Dalam ice breaking ini, Yezico dan Desy memberikan banana dance yang mengundang gelak tawa peserta.

Setelah semangat dan atusiasme peserta bertambah, materi yang kedua yaitu barang kiriman pos dan barang bawaan penumpang diberikan oleh Aprilia Putri. Metode yang digunakan sama yaitu penayangan video dan interaksi dengan para peserta. Bahkan, dalam sesi ini, salah seorang peserta bernama Afi menceritakan pengalamannya dalam berbelanja on line dari luar negeri.

Tak hanya penyampaian materi, aturan tentang barang bawaan penumpang juga disimulasikan oleh Lusiani Wiyanti yang memang sudah mempunyai banyak pengalaman tentang pemeriksaan fisik barang penumpang. Dalam simulasi ini, empat peserta berpartisipasi memeriksa barang bawaan penumpang. Hal ini dilakukan agar para peserta lebih paham tugas Bea Cukai khususnya di Bandara Internasional.

Sesi terakhir diisi dengan tanya jawab yang dipandu langsung oleh Kepala Seksi PLI, Heru Purwedi Sembiring. Meskipun alokasi waktu untuk sesi ini panjang, yaitu selama tiga puluh menit, namun ternyata belum mampu menampung semua pertanyaan yang diajukan peserta. Peserta dapat menanyakan pertanyaan yang belum sempat diajukan melalui beberapa media yang dimiliki KPPBC TMP Tanjung Emas.

Melihat antusiasme para peserta, kami yakin, dengan adanya sosialisasi semacam ini, mereka dapat menggali ilmu sebanyak mungkin tentang Bea Cukai.