PT. Arni Family merupakan perusahaan penyalur Tenaga Kerja Indonesia yang terletak di Ungaran, Kabupaten Semarang. Ratusan calon TKI diberikan pelatihan agar lebih siap bekerja di luar negeri nantinya. namun, pemahaman tentang peraturan Kepabeanan dan Cukai terutama aturan barang kiriman pos dan barang bawaan penumpang belum diajarkan dengan mendalam. Maka dari itu, untuk mencetak TKI yang paham aturan, Tim PLI KPPBC TMP Tanjung Emas mengadakan sosialisasi tentang aturan yang ditegakkan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

Kegiatan sosialisasi yang diikuti oleh 135 orang calon TKI ini diadakan di tempat penampungan PT. Arni Family, Jumat, 9 Juni 2017, pukul 09.00 WIB. Acara dibuka dengan pengenalan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai oleh Anis Yulianti. Ia menjelaskan tugas dan fungsi Bea Cukai terutama di terminal kedatangan penumpang dan di kantor pos lalu bea. Dari ratusan peserta, ternyata banyak di antara mereka yang sudah pernah bekerja di Luar Negeri, namun belum mengenal Bea Cukai sama sekali.

Setelah memperkenalkan Bea Cukai secara umum kepada para peserta, Tim PLI yang diwakili oleh Aprilia Putri menjelaskan tugas Bea Cukai yang lebih spesifik tentang aturan barang bawaan penumpang dan barang kiriman pos. Para peserta yang mengaku pernah bekerja ke luar negeri pun belum tahu menahu tentang aturan ini. Inilah tugas Tim PLI untuk benar-benar membuat mereka menjadi paham aturan agar tidak terjadi penegahan barang TKI baik yang dibawa saat pulang ke Indonesia maupun yang dikirim melalui Pos Lalu Bea.

Setelah materi selesai disampaikan, tak lupa Tim PLI memberika kuis dan games agar menjaga konsentrasi dan semangat mereka, serta untuk menguji apakah materi yang disampaikan benar-benar dapat diserap dengan baik. Dengan alokasi waktu 2 jam, para TKI minimal mengenal Instansi Bea Cukai dan paham aturan barang bawaan apa yang boleh dibawa atau dikirim, dan dalam hal apa saja barang mereka dikenai Bea Masuk dan Pajak dalam Rangka Impor.

Kegiatan sosialisasi kepada para calon TKI akan terus dilaksanakan oleh Tim PLI, mengingat volum calon TKI yang selalu bertambah, agar mereka lebih siap untuk bepergian keluar negeri.