SEMARANG, BCTEMAS – Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean (TMP) Tanjung Emas berikan sosialisasi kepada para calon Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di PT. Arni Family Kabupaten Semarang, Jumat (20/04/2018).

Kurangnya pengetahuan tentang aturan kepabeanan oleh para TKI dapat menimbulkan masalah dalam  kegiatan pembawaan dan pengiriman barang dari luar negeri. Hal ini yang diantisipasi oleh KPPBC TMP Tanjung Emas dengan memberikan penjelasan tentang aturan barang bawaan dan kiriman kepada 160 calon TKI di PT. Arni Family.

penjelasan materi oleh tim PLI (BCTEMAS/Anggit Wicaksono Putro)

Beberapa dari para calon TKI sudah pernah bekerja di luar negeri, bahkan ada yang sudah mengalami kesulitan dalam pembawaan dan pengiriman barang.

“barang saya pernah diperiksa oleh Bea Cukai. Waktu itu saya bawa 3 HP dari Singapura,” ungkap Debi, salah seorang calon TKI yang pernah berurusan dengan petugas Bea Cukai.

Selain Debi, ada pula yang mengaku barang bawaannya berupa buah jeruk dari Taiwan yang harus rela ditahan oleh karantina. Bahkan ada TKI yang mengirim barang dari luar negeri tapi tidak sampai ke penerima karena masih ditahan Bea Cukai.

penjelasan materi oleh tim PLI (BCTEMAS/Anis Yulianti)

Heru Purwedi Sembiring, Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi (PLI) dan tim menjelaskan mengapa hal-hal tersebut dapat terjadi. Tim PLI juga memberikan materi terkait aturan-aturan kepabeanan yang berlaku sehingga para calon TKI nantinya tidak mengalami hal yang sama.

Aturan yang ditekankan terkait pembawaan barang larangan dan pembatasan, batas maksimum nilai barang yang dapat memperoleh pembebasan Bea Masuk (BM) dan Pajak Dalam Rangka Impor (PDRI), serta menekankan tentang bahaya Narkotika, Psikotropika, dan Prekursor.

Calon TKI (BCTEMAS/Pramesti Bintang Mahapsari)

Diharapkan dengan sosialisasi ini, para calon TKI dapat lebih paham aturan kepabeanan yang berlaku di Indonesia sehingga masalah-masalah yang timbul dalam pembawaan dan pengiriman barang dapat diminimalisasi.

Pewarta: Anis Yulianti