Semarang(06/08/2019) – Kenalkan tugas bea cukai terkait kerjasama internasional Bea Cukai Tanjung Emas berikan edukasi melalui Kelas Inspirasi Bea Cukai kepada mahasiswa baru Jurusan Hubungan Internasional FISIP UNDIP, Selasa, (06/08/19)

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) diwakili oleh Direktorat Kepabeanan Internasional  Dan Antar Lembaga (Dit. KIAL) membuat kebijakan terkait kerja  sama internasional untuk mendukung pencapaian penerimaan nasional serta kemudahan  perdagangan dan industri. Meliputi Kerja Sama Teknis Kepabeanan, penegakan Hukum Internasional serta Perdagangan Internasional  (FTA).

Dr. Reni Windiani, M.S. dosen HI FISIP UNDIP mengungkapkan “dengan mengenalkan Bea Cukai ke anak-anak kami ingin membuka wawasan mereka bahwa prospek kerja mereka beragam. Apalagi Bea Cukai banyak terkait dengan birokrasi lintas negara, tentu akan menjadi inspirasi yang bagus untuk mahasiswa kami”

“Untuk menjalankan tugas sebagai community protector, Bea Cukai tidak bisa bekerja sendiri. Butuh dukungan dari seluruh pihak, salah satunya dari akademisi. Karena Trans-national Organized Crime terkait Narkotika, money laundry, illegal weapon, CITES (Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora) dan lainnya menjadi atensi khusus bagi Bea Cukai” ungkap Ade Novan Sagita Kepala subseksi penyuluhan

Selain melakukan pembinaan dan penguatan peran perwakilan DJBC di luar negeri dalam rangka  mendukung kebijakan nasional, dalam menjalankan tugasnya DJBC juga membuat rumusan kebijakan terkait Sinkronisasi atau Harmonisasi Peraturan Perundang – Undangan serta Sistem Prosedur Kepabeanan Nasional dengan International Convention &  Customs Best Practices serta Melakukan Evaluasi terkait manfaat perdagangan internasional dan mengkaji tindakan  pengamanan, neraca perdagangan dan melakukan monitoring praktek perdagangan yang  unifair.