Semarang (29/01/2019) – Sebagai importir yang melaksanakan kegiatan lalu lintas barang melalui Pelabuhan Tanjung Emas, PT. Prima Paper Indonesia berkunjung ke Kantor Bea Cukai Tanjung Emas untuk meminta asistensi agar kegiatan importasinya sesuai dengan prosedur Bea Cukai pada Selasa (28/1).

Kunjungan ini disambut sangat baik oleh Bea Cukai Tanjung Emas karena PT. Prima Paper Indonesia memiliki tujuan untuk menjadi importir yang patuh dengan aturan yang ditetapkan Bea Cukai.

“Maksud kami berkunjung ingin silaturrahmi juga meminta petunjuk kepatuhan seperti apa yang diharapkan Bea Cukai agar perusahaan kami memiliki rapor yang baik,” ungkap perwakilan PT. Prima Paper Indonesia Diah Ayu.

Kepala Seksi Penindakan dan Penyidikan Adi Cahyanto menjelaskan bahwa importir yang baik dilihat dari eksistensinya, hasil audit, serta kepatuhan dalam perpajakan dan perizinan.

“Apapun jalur importasinya, baik merah, kuning, atau hijau, apabila segala persyaratan administrasi termasuk perizinan lartas dipenuhi, kegiatan impor akan berjalanan lancer,” tambah Adi.

Kepala Seksi Pelayanan Kepabeanan dan Cukai II Suratman juga menambahkan, untuk menambah pemahaman terkait prosedur impor, perusahaan dapat mengacu pada Peraturan Direktur Jenderal Bea dan Cukai Nomor Per16/BC/2016 tentang Petunjuk Pelaksanaan Pengeluaran Barang Impor untuk Dipakai.