DSC_0121Senin, 27 Juli 2015 bertempat di Aula lantai IV Kantor Wilayah DJBC Jateng dan DIY telah  diadakan kegiatan Halal Bihalal dan Bintal dengan tema “ Dengan Silaturahim Yang Erat Mendorong Peningkatan Kinerja”. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah beserta Para Pejabat Eselon III, IV dan V di lingkungan Kantor wilayah DJBC Jawa Tengah dan DIY, KPPBC TMP Tanjung Emas, dan KPPBC TMP A Semarang. Bimbingan mental disampaikan oleh Ustadz Bambang Nugroho, yang juga seorang motivator kondang asal Semarang.

Acara dimulai pada pukul 08.00 WIB, diawali sambutan dari Kepala Kantor Wilayah DJBC Jateng dan DIY, Untung Basuki. Dalam kesempatan tersebut, beliau mengungkapkan bahwa kita tentu  berbahagia karena telah diberi kesehatan dan nikmat tak terhitung dari Tuhan YME. Untuk itu  sudah sepantasnya kita  bersyukur kepada-Nya. Rasa syukur itu dapat diungkapkan melalui jalinan tali silaturahim. Selain memohon ampunan kepada Tuhan YME, kita  juga dianjurkan untuk senantiasa meminta maaf kepada sesama mengingat kita sebagai manusia pasti tak luput dari salah dan dosa.

Acara selanjutnya diisi bimbingan mental dari Ust. Bambang Nugroho yang menampilkan slide-slide menarik dengan gayanya yang khas. Beliau menggugah kesadaran seluruh hadirin dengan menunjukan fenomena sederhana di sekitar kita. Ada manusia yang entah bagaimana selalu mendapat kemudahan dan keberuntungan dalam hidupnya, namun sebaliknya ada orang yang selalu saja tampak mendapat kesusahan dan kesialan. Kemudian ditelaah lebih jauh bahwa kemudahan dan pertolongan yang didapatkan, selain karena merupakan rahmat dan hidayah dari Allah SWT juga bisa jadi disebabkan oleh perbuatan baik orang tersebut. Semakin kita memberi semakin kita menerima. Semakin kita menolong banyak orang, semakin banyak pula pertolongan yang menghampiri diri kita.

Ust. Bambang Nugroho kembali menarik perhatian hadirin pada pertengahan sesi bimbingan mental dengan menmunculkan istilah “reptil”. Bahwasanya otak manusia terdiri dari tiga bagian yaitu otak primitif, otak limbic dan neuro cortex. Otak primitif biasa disebut dengan otak reptil. Jadi menurut beliau, manusia sesungguhnya memiliki sifat-sifat yang mirip dengan reptil. Yaitu merasa nyaman dan tenang saat kebutuhannya terpenuhi dan berubah garang penuh gejolak saat kebutuhan tidak terpenuhi. Maka saat seseorang mendapat bantuan, pertolongan, atau perhatian dari orang lain ia merasa senang. Sebalinya saat menemui kesusahan dan tidak ada satu orang pun menolong dia merasa resah bergejolak. Begitu pun sebaliknya jika orang lain berbuat dzalim kepada diri kita, perasaan menjadi resah bergejolak. Itulah kurang lebih sedikit gambaran betapa “reptil”nya diri kita sebagai manusia.

Ada 3 tips yang diberikan Ust. Bambang Nugroho agar kita mendapati kedamaian hidup, yaitu:

1. Senantiasa menebar kebaikan;

2. Senantiasa meminta maaf;

3. Senantiasa memberi maaf.

Dengan menebar kebaikan kita akan menuainya. Semakin banyak menebar semakin banyak menuai, the more you give the more you receive. Dan dengan meminta maaf kepada siapa saja yang bersinggungan dengan kita, maka itu menjaga hubungan agar selalu terjalin dalam tali silaturhaim yang erat. Tidak sekedar saling kenal atau saling kunjung tapi silaturahim yang merupakan ekspresi rasa kasih sayang antar manusia. Lalu kebiasaan memberi maaf akan melegakan batin kita, menyembuhkan luka-luka di hati dan membuat hidup terasa ringan.

Di akhir materi, Ust. Bambang Nugroho mengajak seluruh hadirin untuk berdoa bersama memohon  Allah SWT agar dilimpahi rasa kasih sayang dan hati yang luas. Demi terciptanya silaturahim yang hangat dan erat diantara seluruh pegawai di lingkungan Kantor wilayah DJBC Jawa Tengah dan DIY, KPPBC TMP Tanjung Emas, dan KPPBC TMP A Semarang. Dengan hal tersebut diharapkan dapat terjalin sinergi yang optimal guna memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Acara ditutup dengan ramah tamah, seluruh hadirin saling bersalam-salaman dan dilanjutkan menyantap makanan minuman yang telah disediakan.