1. Apa itu pencatatan?
Proses pengumpulan dan penulisan data secara teratur tentang pemasukan, produksi dan pengeluaran BKC dan penerimaan, pemakaian dan pengembalian pita cukai atau tanda pelunasan cukai lainnya.

2. Siapa saja yang diwajibkan melakukan pencatatan?
Pengusaha pabrik skala kecil yang wajib memiliki izin, dan pengusaha TPE yang wajib memiliki izin.

3. Apa bentuk izin tersebut?
NPPBKC yang diberikan dari KPPBC yang mengawasi pengusaha tersebut.

4. Siapa saja yang dianggap sebagai pengusaha pabrik skala kecil yang wajib memiliki izin?
Setiap pengusaha yang selama satu tahun buku melakukan penyerahan barang kena pajak dan atau jasa kena pajak dengan jumlah peredaran bruto tidak lebih dari Rp. 600.000.000 (enam ratus juta rupiah). (KMK no 571/KMK.03/2003)

5. Pencatatan apa saja yang wajib dilakukan oleh pengusaha pabrik skala kecil?
Pencatatan penerimaan, pemakaian dan pengembalian pita cukai yang sebenarnya.

6. Pencatatan apa saja yang wajib dilakukan oleh penyalur skala kecil yang wajib memilik izin?
Pencatatan pemasukan dan pengeluaran BKC yang sebenarnya.

7. Pencatatan apa saja yang wajib dilakukan oleh pengusaha TPE yang wajib memiliki izin?
Pencatatan pemasukan dan pengeluaran BKC yang sebenarnya.

8. Apa itu CSCK-1?
Catatan sediaan hasil tembakau.

9. Apa itu CSCK-2?
Catatan sediaan hasil tembakau yang dikembalikan dari peredaran dan produk rusak yang telah dilekati pita cukai.

10. Apa itu CSCK-3?
Catatan sediaan pita cukai.

11. Apa itu CSCK-4?
Catatan sediaan pita cukai.

12. Apa itu CSCK-5?
Catatan sediaan MMEA.

13. Apa itu CSCK-6?
Catatan sediaan MMEA yang dikembalikan dari peredaran.

14. Berapa lama catatan sediaan tersebut harus disimpan oleh pengusaha pabrik skala kecil, penyalur skala kecil yang wajib memiliki izin dan pengusaha TPE yang wajib memiliki izin?
Selama 10 tahun pada tempat usahanya di Indonesia.

15. Sanksi apa yang diberikan apabila pengusaha pabrik skala kecil, penyalur skala kecil, yang wajib memiliki izin dan pengusaha TPE yang wajib memiliki izin TIDAK melakukan pencatatan?
Dikenakan sanksi administrasi berupa denda sebesar Rp. 10.000.000 (sepuluh juta rupiah).