Semarang, (31/07/2018) – Pusat Logistik Berikat (PLB) merupakan langkah pemerintah untuk mengefisienkan aktivitas perdagangan internasional dengan menurunkan ongkos logistik dan menjaga ketersediaan bahan baku secara cepat dan murah. Untuk memberikan pemahaman tentang PLB, Kantor Bea Cukai Tanjung Emas melaksanakan Program Pembinaan Keterampilan Pegawai (PPKP), Selasa (31/7).

Kepala Seksi Administrasi Manifes, Wahyu Tirto Prawitosari menjelaskan definisi dan ketentuan dalam penyelenggaraan PLB sesuai dengan PMK Nomor 272/PMK.04/2015 tentang Pusat Logistik Berikat. Ia juga menjelaskan perbedaan PLB dengan Tempat Penimbunan Berikat (TPB) lain.

“Meskipun terlihat sama, ada beberapa perbedaan Gudang Berikat dan PLB. Salah satunya yaitu jangka waktu penimbunan. Kalau di Gudang Berikat bisa untuk menimbun barang selama satu tahun, di PLB bisa lebih lama yakni tiga tahun,” jelas Wahyu.

Dalam kesempatan ini, Wahyu juga memberikan materi terkait Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 158/PMK.04/2017 tentang pemberitahuan manifes yang akan dilaksanakan oleh Kantor Bea Cukai Tanjung Emas Agustus mendatang.

Dengan memberikan pemahaman terkait aturan-aturan kepabeanan kepada pegawai, diharapkan para pegawai lebih siap dengan aturan baru yang telah ditetapkan pemerintah sehingga pelayanan dapat berjalan dengan lancar tanpa hambatan.