Beberapa waktu lalu, radio bctemas.fm mengundang beberapa panitia Kemenkeu Mengajar 2 Semarang untuk dilaksanakan talkshow. Salah satu program untuk memperingati Hari Oeang ke-71 tersebut diramalkan akan berlangsung fantastis. Maka dari itu, crew bctemas.fm tidak mau melewatkan momen-momen yang akan terjadi. 23 Oktober 2017 ditetapkan sebagai tanggal dilaksanakannya program mengajar satu hari yang bertajuk Kemenkeu Mengajar 2 secara serentak di 51 kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Terdapat 5 Sekolah Dasar Negeri yang akan didatangi oleh para relawan di Semarang. Crew bctemas.fm yang ditugasi saat itu yakni Hening Sri Hidayati, Yezico Shaefunnuha Yunior, dan Desy Putri Rizkita memilih SDN Lamper Kidul 2 sebagai sekolah yang akan mereka liput. Liputan dimulai pada pukul 07.00 WIB mengingat tanggal pelaksanaan (23 Oktober 2017) jatuh pada hari Senin dimana tentu dilaksanakan upacara di sekolah.

Keseruan KM 2 tersebut diawali dengan pelaksanaan upacara bendera yang selanjutnya diambil alih oleh para panitia dan relawan KM 2. Mereka membuka KM 2 dengan memperkenalkan diri sambil menghibur seluruh siswa dengan dance baby shark. Setelah upacara, mereka menuju ruang kelas masing-masing. Para relawan juga menuju kelas, namun hanya kelas 5 dan 6. Para relawan tersebut mengajarkan tentang Kementerian Keuangan dengan beragam metode mengajar sesuai dengan kreativitas mereka. Namun meskipun metode mengajar mereka berbeda, materi yang diajarkan sama. Materinya yakni pengenalan instansi-instansi di bawah Kementerian Keuangan, tugas dan fungsi instansi, pejabat-pejabat Kementerian Keuangan, nilai-nilai Kementerian Keuangan, dan pengetahuan-pengetahuan dasar lainnya seputar Kementerian Keuangan. Mengingat siswa SD yang berusia dini, tentunya metode ajar yang dipakai para relawan sangat ringan dan diselingi hiburan. Ada beragam metode yang dipakai para relawan, yakni dengan lagu, boneka, mainan, bahkan ada yang membawa angklung untuk dijadikan metode mengajar.

Saat pelajaran berlangsung, para siswa diberi nametag untuk dituliskan nama dan cita-cita mereka. Karena selain pemahaman Kementerian Keuangan, para relawan juga menanamkan optimism para siswa akan cita-cita para siswa. Selain nametag, di akhir acara mereka dengan serentak menerbangkan pesawat kertas yang berisi cita-cita mereka sebagai simbol agar mereka menerbangkan cita-citanya setinggi langit. Selain pelajaran Kemenkeu dan cita-cita, para siswa SD tersebut juga diajarkan agar berterima kasih pada guru-guru mereka dengan memberikan bunga mawar yang telah disediakan panitia. Berbagai rasa tentu dirasakan oleh panitia, relawan, guru, dan tentunya para siswa. Mulai dari rasa gembira dan haru yang bercampur aduk.

Kesuksesan KM 2 Semarang di SDN Lamper Kidul 2 menjadikan para guru berharap agar didatangi oleh Kemenkeu Mengajar lagi di tahun depan. Berbagai pengalaman juga membuat para panitia dan relawan akan merindukan program Kemenkeu Mengajar. Kegiatan tersebut memang sangat mengesankan terutama bagi para relawan yang biasanya bekerja di depan computer dan berhadapan dengan pengguna jasa, namun di KM 2 mereka berhadapan dengan siswa SD yang usianya masih dini, yang mana perhatiannya mudah teralihkan, sulit diatur, polos, gaduh, antusias, berjiwa ingin tahu, berimajinasi tinggi, dan karakter-karakter lainnya yang tentunya menjadi tantangan sekaligus hiburan bagi para relawan. Semoga di Hari Oeang selanjutnya Kemenkeu Mengajar dapat beregenerasi dan berkembang.