Semarang (28/06/2018) – Bertempat di Balai Latihan Kerja (BLK) PT. Putra Bragas Mandiri, Bea Cukai Tanjung Emas memberikan sosialisasi Aturan Barang Bawaan Penumpang dan Barang Kiriman Pos kepada 15 Calon Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang berasal dari beberapa daerah di Jawa Tengah, Kamis (28/6).

Beberapa dari Calon TKI tersebut sudah pernah bekerja di Luar Negeri dan tentunya sudah pernah melalui pemeriksaan Bea Cukai di Kedatangan Internasional Bandara, namun mereka belum dapat membedakan tiap instansi yang bertugas, mengingat banyak instansi yang berperan di Bandara.

“Waktu itu saya membawa air putih ditahan sama petugas ketika akan berangkat ke Luar Negeri,” ungkap salah seorang Calon TKI.

Dikarenakan belum dapat membedakan tiap instansi, para Calon TKI juga tidak dapat membedakan aturan dan kewenangan tiap instansi.

Tim Sosialiasi yang beranggotakan Yendra Robi, Pramesti Bintang Mahapsari, Anggit Wicaksono Putro dan Anis Yulianti menjelaskan aturan apa saja yang menjadi kewenangan Bea Cukai, terutama terkait pembawaan Narkotika, Psikotropika dan Prekursor (NPP) serta pembebasan Bea Masuk dan Pajak Impor yang dapat diberikan kepada penumpang dari Luar Negeri.

“Ibu-ibu jangan pernah takut ketika diperiksa oleh Bea Cukai. Baik ketika diminta membuka barang bawaan atau ketika pemeriksaan badan. Selama Ibu-ibu tidak membawa barang yang dilarang, semuanya akan aman,” ujar Bintang.

Hal ini ditekankan kepada para Calon TKI agar mereka tidak panik ketika diperiksa oleh Petugas Bea Cukai di Bandara.