Bea Cukai Tanjung Emas bekerjasama dengan BNNP Jateng berhasil mengungkap penyelundupan narkotika jenis shabu (methamphetamine) dalam sol sepatu yang dikirim melalui paket pos dari Bangkok, Thailand, Oktober 2016.

dscf1049

Berdasarkan hasil penyelidikan Operasi Interdiksi Terpadu yang digelar di Provinsi Jawa Tengah oleh BNNP Jateng, Bea Cukai, dan beberapa instansi terkait, Rabu, 12 Oktober 2016, dilakukan pengecekan terhadap paket berisi sepatu yang diduga berisi narkotika dari Bangkok oleh KPPBC TMP Tanjung Emas. Setelah diperiksa dengan alat pemindai (X Ray) diketahui ada gambar mencurigakan di dalam sol sepatu tersebut.

Kamis, 13 Oktober 2016 pukul 13.00 WIB, Bea Cukai Tanjung Emas dan BNNP Jateng mencurigai seorang pria yang mengambil paket dengan nomor resi EE138672661TH. Penangkapan dilakukan setelah pria tersebut keluar dari kantor pos dan setelah dilakukan pembongkaran di dalam kedua sol sepatu terdapat shabu berjumlah 4 bungkus dengan berat bruto 180 gram. Paket tersebut dikirim oleh seseorang bernama Tony J yang beralamat di Lupipini Ville Shukumvit II 247 Phomenumpin, Bangkok, Thailand dan diterima oleh pria berinisial JSSH yang beralamat di Jl. Gotong Royong RT/RW 001/001 No. 32 Kel. Tinjomoyo, Banyumanik, Semarang.

dscf1011

Dalam pemeriksaan, JSSH mengaku disuruh oleh kakaknya bernama Ari Aji Soka Bawono, seorang narapidana kasus narkotika yang sedang ditahan di LP Kelas II B Klaten. Setelah dilakukan koordinasi antara BNNP Jateng dengan Kepala Kanwil Kum HAM Jateng dan Kepala LP Kelas II B Klaten, dilakukan penggeledahan terhadap sel narapidana tersebut dan dilakukan penyitaan alat komunikasi yang digunakan tersangka.

Untuk memudahkan pemeriksaan selama penyidikan, tersangka bernama Ari Aji Soka Bawono dipindahkan ke LP Kelas I A Kedungpane, Semarang. Kedua tersangka disangkakan melanggar pasal 114, 115, 112, dan 132 Undang-undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal hukuman mati.