Semarang (05/04/21) – Penerimaan negara Bea Cukai Tanjung Emas kembali mencatat trend positif di Era New Normal pada bulan Maret. Dimana Bea Cukai Tanjung Emas berhasil lampaui 106,99% dari target penerimaan dari data yang masuk per tanggal 31 Maret 2021, total Penerimaan sebesar 25.407.798.693 miliar Rupiah yang terdiri dari penerimaan dari sektor bea masuk senilai Rp. 375.750.349.446 atau 104,93% dari target penerimaan dan penerimaan dari sektor bea keluar sebesar Rp. 13.017.914.730 atau 247,09% dari target yang ditargetkan.

Tak hanya itu Bea Cukai Tanjung Emas juga berhasil mengumpulkan penerimaan negara dari sektor PDRI (Pajak Dalam Rangka Impor) sebesar Rp. 1.911.920.090.392-. Sehingga total penerimaan negara yang berhasil dihimpun oleh Bea Cukai Tanjung Emas sebesar Rp.2.300.688.354.568

Saat dikonfirmasi di kantor Bea Cukai Tanjung Emas, Kepala Kantor Bea Cukai Tanjung Emas, Anton Martin menyatakan bahwa per tanggal 05 April 2021 penerimaan bea cukai tanjung emas melampaui target yang ditetapkan. “Dari target yang telah ditetapkan kepada Bea Cukai Tanjung Emas, per tanggal 31 Maret 2021 kemarin, kami sudah dapat merealisasikannya.” Ungkapnya

Meskipun di tengah terpaan pandemi Covid-19, penerimaan negara dari sektor bea keluar tetap mendapat tren positif, Bea Cukai juga dituntut untuk menjalankan tugasnya sebagai Industrial Assistance dan Trade Facilitator yaitu memberikan dukungan kepada industri dalam negeri agar tetap mampu bertahan selama krisis ekonomi yang ditimbulkan akibat pandemi Covid-19. “Ini merupakan pencapaian yang luar biasa bagi kami.

Tentunya kami sangat mengapresiasi seluruh pelaku usaha, pengguna jasa, stakeholder yang telah mewujudkan target penerimaan Bea Cukai Tanjung Emas serta membantu pemerintah dalam mempercepat pemulihan ekonomi nasional.” imbuh Anton. Anton Martin juga berharap pencapaian ini dapat menjadikan cambuk agar kedepannya kita dapat berkarya lebih baik lagi untuk Indonesia dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional pasca pandemi Covid-19.