Semarang (12/9/2018) – Guna memperluas implementasi PDE internet sebagai alternatif penyampaian dokumen Pemberitahuan Impor Barang (PIB), Bea Cukai Tanjung Emas melaksanakan Sosialisasi dan Asistensi Instalasi Modul PDE Internet PIB, Rabu (12/9).

“Sudah cukup lama kita berkutat dengan provider EDI, dengan berkembangnya internet saat ini, maka menjadi keniscayaan kita memanfaatkan teknologi internet dan tidak lagi bergantung dengan satu provider,” tutur Kepala Kantor Bea Cukai Tanjung Emas Tjertja Karja Adil.

Sosialisasi dan Asistensi ini diikuti oleh importir dan PPJK yang merupakan pengguna jasa Bea Cukai Tanjung Emas terutama yang memiliki intensitas kegiatan tinggi dalam penyampaian dokumen PIB.

Kasubdit Pengembangan Sistem Informasi Direktorat Informasi Kepabeanan dan Cukai bersta tim yang merupakan narasumber sosialisasi menyampaikan Bea Cukai telah mengalami evolusi dalam penyampaian dokumen.

“Dari Tahun 1995 kita menggunakan provider EDI sampai sekarang. Mulai senin (17/9) Bapak Ibu bisa mengirimkan modul menggunakan internet,” terang Danang.

Ada beberapa hal yang melatarbelakangi penggunaan PDE internet di antaranya agar pelayanan Bea Cukai lebih efektif dan efisien, optimalisasi pemanfaatan infrastruktur TIK DJBC dan integrasi National Single Window (NSW) menggunakan PDE internet.