Semarang (28/1/2019) – Sejumlah 226 mahasiswa dan 6 dosen pendamping Politeknik Negeri Semarang (Polines) melaksanakan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) di Kantor Bea Cukai Tanjung Emas, Senin (28/1) dengan tema Kebijakan Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dalam Merangsang Pertumbuhan Industri Kerakyatan.

Tema KKL sangat sejalan dengan fasilitas yang sedang dicanangkan oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dalam bentuk Kemudahan Impor Tujuan Ekspor (KITE) kepada para pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) atau sering disebut KITE-IKM.

Dalam kesempatan ini, Pelaksana Penyuluhan dan Layanan Informasi Kantor Bea Cukai Tanjung Emas Milyan Risydan Al Anshori menyampaikan tentang peran Bea Cukai dalam pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah- Koperasi (UMKM-K).

“Bentuk dukungan Bea Cukai kepada para pelaku UMKM-K di antaranya KITE-IKM dan Pusat Logistik Berikat,” jelas Milyan.

Milyan juga menjelaskan bahwa Bea Cukai dalam pengembangan UMKM-K diwujudkan dalam bentuk pemberian fasilitas kepabeanan dan cukai serta layanan informasi. Langkah awal yang dapat dilakukan oleh UMKM-K sebelum mengakses fasilitas-fasilitas tersebut adalah dengan mengakses informasi tersebut pada unit-unit layanan informasi terdekat.