paintPerkembangan industri dan teknologi yang pesat membuat manusia yang bersifat komsumtif berlomba-lomba untuk memenuhi kebutuhannya yang tidak terbatas. Perkembangan yang didukung dengan kerjasama yang baik antar negara membuat batas antar negara menjadi semakin tidak kentara dan membuat jarak bukan lagi sebagai penghalang kegiatan impor-ekspor untuk memenuhi kebutuhan manusia. Hal tersebut membuat banyak orang pribadi yang berusaha memenuhi kebutuhannya sendiri dengan mengimpor barang dari luar negeri atau mengirim barang ke dalam negeri sebagai barang kiriman.

Barang kiriman adalah barang impor yang dikirim oleh pengirim tertentu di luar negeri kepada penerima tertentu di dalam negeri. Barang kiriman dapat dikirim melalui pos Indonesia atau perusahaan jasa titipan (PJT) seperti FedEx, JNE, Tiki, DHL. Atas impor barang kiriman baik dari pos maupun dari PJT wajib diberitahukan kepada pejabat bea dan cukai di kantor pabean dan dilakukan pemeriksaan pabean yang meliputi penelitian dokumen dan pemeriksaan fisik barang secara selektif dengan disaksikan oleh petugas pos atau petugas PJT.

Atas impor barang kiriman tersebut, berlaku ketentuan pembebasan bea masuk dan tidak dipungut pajak dalam rangka impor (PDRI). Ketentuan tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Barang kiriman dengan nilai pabean paling banyak FOB USD 100 untuk setiap orang per kiriman diberikan pembebasan bea masuk dan tidak dipungut PDRI.
  2. Dalam hal nilai pabean Barang Kiriman melebihi batas nilai pabean, bea masuk dan pajak dalam rangka impor dipungut atas seluruh nilai pabean Barang Kiriman tersebut.

Atas impor barang kiriman melalui PJT harus memenuhi ketentuan paling banyak FOB 1500 USD untuk setiap House Airway Bill (AwB) atau Bill of Lading (B/L) kecuali:

  1. Barang kiriman untuk tujuan tempat penimbunan berikat (TPB) yang mana pengeluarannya berlaku ketentuan mengenai prosedur pemasukan barang ke TPB.
  2. Barang kiriman lainnya yang memperoleh izin dari Direktur Jenderal Bea dan Cukai.

Atas barang kiriman melalui PJT yang melebihi FOB 1500 USD untuk setiap Awb atau B/L diberlakukan ketentuan umum di bidang impor yang mana pemberitahuannya menggunakan pemberitahuan impor barang (PIB).

Barang Kiriman yang nilai pabeannya melebihi FOB USD 100 tetapi tidak melebihi FOB USD l, 500 tarif pembebanan bea masuk ditetapkan sebesar  7,5% dan nilai pabean ditetapkan berdasarkan keseluruhan  nilai pabean Barang Kiriman sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang mengatur mengenai penetapan nilai pabean.

Untuk impor barang kiriman pos dapat diserahkan kepada penerima barang kiriman melalui pos setelah bea masuk dan PDRI dilunasi. Sedangkan untuk pengeluaran barang kiriman melalui PJT dilaksanakan setelah diajukan pemberitahuan impor barang khusus (PIBK) ke kantor pabean melalui media elektronik atau secara manual. Atas bea masuk dan PDRI yang terutang untuk barang kiriman PJT wajib dilunasi dalam jangka waktu paling lama 3 hari kerja setelah diterbitkannya persetujuan pengeluaran barang. Namun, apabila terkena ketentuan pembatasan impor, pengeluaran barang kiriman melalui PJT dapat disetujui setelah semua persyaratan impornya dipenuhi.

 

Artikel Terkait :

– Sosialisasi Barang Bawaan Penumpang Kepada Calon TKI

Kiriman Impor Kosmetik , Obat dan Makanan

Pemusnahan Barang Kiriman Pos Internasional eks pp-2-3

Apa Sih Yang Dilakukan Bea Cukai T erhadap Barang Kiriman Pos

Impor Barang Kiriman dan Bawaan Penumpang HP: Boleh atau Tidak ?

Barang Kiriman dari Luar Negeri tertahan di Bea dan Cukai?

IMPOR BARANG KIRIMAN